Rabu, 06 Juni 2012

manusia dan kegelisahan (opini)

Kegelisahan dan  Gejalanya
Kesadaran manusia akan hakikatnya sebagai bagian dari kosmologi dan perannya sebagai mahluk yang ‘mendiami dunia’ maka lahirlah beberapa konsep yang dipakainya sebagai dasar manusia hidup.
Konsep-konsep tersebut adalah hidup sekedarnya, takdir, dan cakra manggilingan. Apabila manusia tidak bisa menjaga hakikat dirinya dan hakikat hidupnya maka yang timbul adalah kegelisahan. Sumber dari kegelisahan adalah hawa nafsu dan sikap pamrih (tidak ikhlas). Kedua hal ini akan menyebabkan munculnya sikap keserakahan dan konflik. Keserakahan dan konflik akan memunculkan ketakutan, kekecewaan, dan pada akhirnya adalah kegelisahan.
Selain kegelisahan, penderitaan juga disebabkan karena kekecewaan, yaitu apa yang diharapkan ternyata tidak diperoleh. Jadi penderitaan juga berhubungan dengan pamrih. Penderitaan juga berhubungan dengan ketakutan. Orang yang selalu merasa takut akan hidup menderita. Penderitaan yang menimpa hidup manusia banyak berhubungan dengan ‘daya hidup’ yang menjelma menjadi hawa  nafsu.
Terdapat berbagai daya hidup yaitu daya hidup raewani, nabati, haewani, jasmani, rohani, rohmani, dan robbani. Daya hidup ini akan berpengaruh terhadap tingkat kesempurnaan hidup manusia yaitu tingkat An Nafs al Ammarah, al Lawwamah, al Mulhima, al Qana’ah, al Mut’mainnah, al Radiyah, dan al Kamilah.
Untuk bisa menuju kesempurnaan hidup di mana hidup sudah tidak mengenal lagi kegelisahan dan penderitaan maka orang harus melakukan olah batin. Olah batin tersebut adalah dalam rangka menghilangkan nafsu dan pamrih. Terdapat olah batin yang harus diikuti supaya kesempurnaan jiwa dapat dicapai, yaitu mengembangkan sikap selalu instrospeksi, sabar, nrimo, dan ikhlas.
Manusia selama ini seringkali tenggelam dalam kegelisahan. Berbagai penyebab kegelisahan telah menyita waktu dan perhatian manusia, dan sayangnya banyak yang tidak menyadari betapa mengganggunya kegelisahan itu. Kegelisahan yang timbul dalam diri kita sebenarnya dibuat oleh kita sendiri, kita ciptakan mereka di dalam pikiran kita melalui ketidakmampuan ataupun kegagalan untuk mengerti bahaya perasaan keakuan dan melalui khayalan yang melambung serta kesalahan dalam menilai setiap kejadian atau benda. Hanya jika kita dapat melihat suatu kejadian atau benda dengan apa adanya, bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kekal di dunia ini dan bahwa keakuan kita sendiri merupakan khayalan liar yang membawa kekacauan dalam pikiran yang tidak terlatih. Kegelisahan adalah suatu rasa tidak tenteram, tidak tenang, tidak sabar, rasa khawatir/cemas pada manusia. Kegelisahan merupakan gejala universal yang ada pada manusia manapun. Namun kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingakah laku atau gerak – gerik seseorang dalam situasi tertentu. Jadi, kegelisahan merupakan sesuatu yang unik sebagai manifestasi dari perasaan tidak tenteram, khawatir, ataupun        cemas.
Mengapa manusia gelisah?
Hal ini terjadi karena adanya keterbatasan manusia untuk dapat mengetahui hal-hal yang akan datang atau yang belum terjadi. Hal ini terjadi misalnya karena adanya suatu harapan, atau adanya ancaman. Manusia gelisah karena takut terhadap dosa-dosa dan pelanggaran (yang telah dilakukan), takut terhadap hasil kerja (tidak memenuhi kepuasan spiritual), takut akan kehilangan milik (harta dan jabatan), atau takut menghadapi keadaan masa depan (yang tidak disukai). Sedangkan sumber kegelisahan berasal dari dalam diri manusia (internal) misalnya rasa lapar, haus, rasa sepi, dan dari luar diri manusia (eksternal) misalnya kegelisahan karena diancam seseorang.
Kegelisahan menunjuk pada seseuatu negatif, tetapi di sisi lain tetap mempunyai harapan. Sehingga antara kegelisahan dan harapan seolah-olah merupakan saudara kembar. Muncul ketenangan apabila ada keseimbangan antara kegelisahan dan harapan. Untuk keluar dari kegelisahan, manusia harus mengetahui alasan dasar atau sebab dari kegelisahannya. Bila ia menyelidiki masalah tersebut, akan jelas bahwa pada saat ia mulai membangkitkan kekotoran dalam batin atau pikiran, ia pasti menjadi gelisah. Pikiran yang tidak murni dan kotor tidak dapat hadir bersamaan dengan kedamaian dan keharmonisan. Pergaulan bebas di kampus dapat menyebabkan kegelisahan diri yang bisa teramat dalam. Rasa penyesalan atas apa yang telah dilakukan dan takut tidak akan dihargai oleh orang lain lagi akibat pergaulan bebas membuat kegelisahan diri. Oleh karena itu, sebelum terjadi penyesalan dan kegelisahan, sebaiknya sebagai mahasiswa yang  tujuan utamanya adalah menuntut ilmu, sebaiknya kita tidak usah mengikuti pegaulan bebas yang tidak tau arahnya     kemana.
Menurut Sigmun Freud, ada 3 macam kegelisahan :
a.   Kegelisahan objektif.
Kegelisahan ini identik dengan kenyataan. Ciri-ciri utamanya adalah ia bersumber dari luar diri manusia. Hal ini muncul dari antisipasi seseorang berdasarkan pada pengalaman perasaanya. Artinya, kegelisahan ini muncul setelah adanya pemicu atau sebab dari luar kemudian direspon oleh orang-orang banyak, karena ia bersifat objektif. Respon yang diberikan oleh orang-orang banyak itu seragam karena mereka telah pernah mengalaminya dan merasakan akibat dari sumber itu secara luas. Contohnya : Kegelisahan masyarakat setelah ada pengumuman kenaikan BBM.
b.   Kegelisahan neurotik.
Seperti namanya, kegelisahan ini berhubungan dengan sistem syaraf kita. Syaraf-syaraf kita bekerja secara alami ketika tubuh merasa terancam atau mengetahui akan ada suatu hal berbahaya yang akan terjadi. Tubuh tidak diperintahkan untuk melakukannya. Singkatnya kegelisahan ini ditimbulkan oleh suatu pengamatan tentang bahaya naluriah. Contohnya: Kegelisahan para peserta Idonesian Idol ketika akan mengetahui siapa yang harus pulang pada malam mereka tampil dan kegelisahan murid-murid sekolah ketika menunggu hasil ujian akhir.
c. Kegelisahan moral.
Kegelisahan ini mucul dari dalam diri sendiri. Sebagian besar karena rasa bersalah atau malu dalam ego yang ditimbulkan oleh suatu pengamatan bahaya dari hati nurani. Hal ini timbul karena pada dasarnya setiap manusia mempunyai hari nurani dan sadar atau tidak mereka tahu mana hal yang benar dan mana yang salah. Walaupun mereka melakukan kejahatan, setiap orang pastilah tahu hal yang dilakukannya itu adalah salah. Keadaan mungkin yang memaksa mereka melakukannya. Jadi, mereka tetap mempunyai rasa bersalah dan mengalami kegelisahan moral itu. Contohnya: Setelah terungkap permasalahan korupsi di tubuh KPU, banyak pihak yang terkait merasa gelisah.
B. Faktor Penyebab Kegelisahan
Bukan merupakan sebuah kepastian bahwa akar penyebab kegelisahan selalu bermula dari faktor keluarga atau metode pendidikan yang diterapkan oleh kedua orang tua. Bahkan, terkadang ia muncul dari diri penderita sendiri dan itu merupakan faktor sangat dominan dan berpengaruh dalam semua aspek keberadaan manusia sampai akhir   hayatnya.
a.  Dari Dalam
Mungkin, kita bisa menyebutkan beberapa hal berikut ini yang berhubungan dengan pembahasan  tersebut:
1. Cinta Diri
Kecintaan seseorang terhadap dirinya merupakan hal yang wajar, namun sebagian orang telah berlebihan dalam mempertahankan cinta tersebut, sehingga terbebani dengan berbagai macam penderitaan dan rasa sakit. Dalam pembahasan ini, yang dimaksud cinta diri adalah kecintaan melampaui batas, perhatian berlebihan terhadap diri sendiri, dan sangat sensitif terhadap segala hal yang berkaitan dengan itu, sehingga ia tidak mendapati musibah yang lebih parah dari penyakit tersebut.
Ya perhatian yang berlebihan terhadap diri akan menyebabkan munculnya keinginan buruk dalam diri seseorang, seperti ingin meraih kecintaan dari semua manusia, mengharapkan kehadiran mereka dengan patuh dan mau melaksanakan perintahnya secara keseluruhan demi memperoleh  kerelaannya.
2. Lalai dalam Mengingat Allah
Dalam beberapa hadits dan riwayat Shahih disebutkan bahwa was-was dalam keadaan tertentu akan muncul sebagai akibat kelalaian seseorang dalam mengingat Allah, berpaling dari (mencari) hikmah-Nya, dan mengentengkan perintah dan larangan-Nya. Terkadang was-was juga akan muncul dari setan yang telah mengguncangkan  jiwanya.
Ya, orang yang hatinya bersih dan yakin kepada Allah tidak akan terkena penyakit ini, kecuali bila menderita cacat atau penyakit tertentu. Dari sudut pandang agama, mengingat Allah ibarat benteng kuat dan baju besi yang melindungi manusia dari berbagai macam bahaya, seperti penyakit kejiwaan. Sebagaimana, kita juga dapat menjadikannya sebagai pijakan dalam proses pengobatannya. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa was-was bisa muncul sebagai akibat perbuatan haram dan mungkar, sebaliknya mencari perlindungan Allah dapat mencegah seseorang dari dampak          negatifnya.
3. Gejolak  Hati
Terkadang was-was muncul dalam keadaan tertentu lantaran kegalauan hati yang sangat keras akan hal-hal yang spele dan remeh. Ketika ia tidak mendapatkan sesuatu yang dapat menyibukkan dirinya, ia akan memikirkan problem dan khayalan sia-sia, sehingga sering kali hal itu menyeretnya kedalam kubangan was-was.
Karena itu, ketika seorang anak kecil megotori badannya, maka ia akan segera melawan guncangan jiwa lantaran takut akan hukuman ibunya dengan cara mencuci kotoran tersebut berulang kali. Dan, pengulangan itu memberikan kemungkinan bagi muncul dan tertanamnya pemikiran yang bersifat was-was tersebut. Sebagian orang berkeyakinan bahwa pemikiran yang disertai perasaan was-was sebenarnya merupakan sejenis kegelisahan yang timbul dari penyakit kejiwaan yang dapat disembuhkan dengan mudah.
4. Rasa Takut dan Malu
Mungkin, sifat malu merupakan salah satu diantara faktor penyebab was-was, sebab seorang pemalu adalah orang yang takut berdiam diri dan inilah yang mengharuskan kita membahas tentang sebab-sebabnya pada anak-anak.
Karena itu, mereka yang pada masa kecilnya telah mendapatkan pelecehan dan perlakuan keras, pada masa dewasanya tidak akan mampu menghadapi problem yang sangat besar dan menyelesaikannya secara benar. Ini menunjukkan bahwa seorang pemalu akan berusaha dengan berbagai macam cara untuk melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya agar tidak menjadi bahan penilaian dan cemoohan orang lain. Inilah yang mendorongnya melakukan pekerjaan secara berulang agar dapat menyelesaikannya sebaik mungkin, yang pada akhirnya menjerumuskannya kedalam was-was.
5. Tidak Merasa Aman
Dalam keadaan tertentu, perasaan tidak aman merupakan faktor penyebab terjadinya was-was. Dengan kata lain, sebagian orang akan menderita was-was lantaran dirinya merasakan tidak adanya keamanan. Terkadang, perasaan semacam ini merupakan akibat dari lemahnya kepribadian dan tidak adanya kemampuan dalam mengendalikan   diri.
Tidak diragukan lagi bahwa benturan kejiwaan yang datang secara tiba-tiba pada diri seseorang akan mendorong munculnya perasaan tidak aman dalam diri , yang kemudian akan menyebabkan tertimpa was-was. Sebagaimana, tekanan jiwa akan menghilangkan perasaan aman dalam pikiran seseorang. Ini juga merupakan penyebab lemahnya kepribadian dan menjadikannya sebagai sasaran empuk bagi penyakit was-was.
6. Jiwa yang   Lemah
Kelemahan jiwa dalam diri seseorang dapat mencapai suatu taraf dimana ia sendiri kehilangan kekuatan untuk mengendalikannya, sehingga kita mendapatinya dengan terpaksa menyerah dihadapan kejadian-kejadian yang dialaminya. Ketika ia menampakkan keinginan agar seluruh pekerjaannya sebanding dengan orang yang lebih utama darinya, maka perasaan ini akan berubah kedalam bentuk perasaan lemah.
b. Kemasyarakatan
Terkadang, dalam beberapa keadaan, was-was diakibatkan oleh faktor sosial dimana kita dapat melihat sebagian gejalanya ketika seseorang melakukan suatu perbuatan yang sama dengan orang lain dan selalu mengikutinya. Namun kasus ini berbeda dengan dimana anak-anak mewarisinya dari ayah atau ibunya. Dengan kata lain, mengikuti perilaku orang lain dan taklid terhadap kelakuan mereka yang salah serta berteman dengan segala penderita penyakit tersebut akan menyebabkan terjadinya kontradiksi yang dibencinya dan membantu proses transfer penyakit tersebut dari satu orang kepada orang lain.
C. Solusi   Kegelisahan
               Cara yang mungkin juga baik untuk digunakan dalam mengatasi kegelisahan:
  • Dengan memerlukan sedikit pemikiran yaitu, pertama kita menanyakan pada diri kita sendiri (instropeksi),akibat yang paling buruk yang bagaimanakah yang akan kita tanggung atau yang akan terjadi,mengapa hal itu terjadi,apa penyebabnya dan sebagainya.
  • Kita bersedia menerima sesuatu yang terjadi pada diri kita dengan rasa tabah dan senang hati niscaya kecemasan tersebut akan sirna dari jiwa kita. Bersamaan berjalannya waktu kita dapat mencoba untuk memperkecil dan mengurangi keburukan-keburukan akibat timbulnya kecemasan tersebut dalam jiwa  kita.
  • Berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh sabar,tabah,senang dan ikhlas sehingga Ia mau mengabulkan permohonan kita dari perasaan kecemasan ini,sebab Tuhan adalah yang paling Maha Pemurah,Maha Pengampun,Maha Pengasih dan Maha Penyayang bagi umatnya yang mau berdoa dan memohon kepadaNya.
 opini :
Ada beberapa cara Alternatif mengatasi gelisah yaitu:
1. Tuliskan apa yang akan dikerjakan dan kerjakan apa yang sudah dituliskan.
Cara ini nantinya akan membiasakan kita untuk merencanakan sesuatu dengan baik dan mengevaluasi sesuatu yang kita kerjakan sehingga dikemudian hari dapat melakukan lebih baik lagi.
2. Lakukanlah dengan sepenuh hati
Kalimat ini terinspirasi dari sini. Do the best u can guys!
3. Berorientasi proses membidik hasil
Nah, kalimat ini seperti ambigu. Maksudnya, proses yang kita lakukan adalah kunci untuk membidik hasil. Bukan hasilnya itu sendiri yang menjadi kunci. Kalimat saya adalah koreksi dari ucapan yang umum didengar, “jangan mikirin hasil, lakukan prosesnya dengan baik”. Lah kalo hasil ga dipikirin gimana semangat melakukan proses.
4. Berbagi cerita
Katanya dengan bercerita kita sudah mengurangi setengah beban dari masalah. Kalo lagi gelisah, coba deh cerita ke temen kamu, cerita yang bikin semangat, atau paling tidak humor lah.. contohnya “hayo Hewan apa yang namanya terdiri dari 2 huruf?”
“U dan G”
5. Faktor X
Dibalik smua aktifitas yang dapat kita kerjakan, jangan lupakan faktor yang Maha Mengatur segala urusan kita. Berserah diri setelah memaksimalkan proses adalah cara terbaik agar kita tidak sedih berlebihan jika hasil tidak sesuai harapan, atau gembira berlebihan jika hasil sama/lebih dari yang diharapkan.
Yang terpenting adalah jangan pernah berhenti belajar mengenal diri kita dan belajar bagaimana menjadi yang terbaiknya diri kita agar bermanfaat bagi masyarakat

sumber : http://syuhada91.wordpress.com/2011/04/28/kegelisahaan-dan-penyebabnya/

manusia dan pandangan hidup (opini)

 Linda Gumelar: Legalisasi Ganja Timbulkan Masalah

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan wacana untuk melegalisasi tanaman ganja di Tanah Air hanya akan menimbulkan masalah baru sehingga gagasan ini harus ditolak.

"Saya mengajak semua pihak untuk berpikir jernih, banyak masalah yang harus kita ciptakan, jangan menimbulkan masalah baru," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar saat melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta, Kamis (19/5).

Ia menjelaskan unsur adiktif yang bisa ditimbulkan ganja sangat tinggi sehingga bisa merusak kesehatan bila dipergunakan. "Penggunaan ganja yang disalahgunakan bisa menimbulkan adiksi sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan," katanya.

Dengan demikian, Menteri mengkhawatirkan legalisasi ganja nantinya bisa berpengaruh buruk pada anak-anak. "Kenapa harus dilegalkan jika nantinya malah berbahaya bagi kesehatan dan membahayakan kesehatan?. Saya menolak keras wacana tersebut," katanya.

Menurut Menteri, ganja yang dilegalkan bisa mengakibatkan banyak anak Indonesia ingin mencoba dan kemudian menyalahgunakannya. "Anak-anak itu rasa penasarannya tinggi, jika mereka tahu ganja dilegalkan, mereka akan penasaran untuk mencoba dan menyalahgunakannya," katanya.

Menteri mengaku sangat khawatir jika nantinya pengaruh adiksi ganja yang berbahaya merusak anak-anak Indonesia. "Saya ingin semua pihak mengutamakan kepentingan anak dan melindungi anak Indonesia dari bahaya adiksi ganja," katanya.

Sekelompok orang yang tergabung dalam Lingkar Ganja Nusantara (LGN) menyuarakan perlunya legalisasi tanaman ganja di Indonesia dengan menggelar aksi Global Marijuana March (GMM) 2011.

Sampai saat ini, baru Belanda yang melegalkan ganja, sementara di Indonesia tanaman bernama latin Cannabis sativa itu dilarang berdasarkan Undang-Undang No. 35 tentang Narkotika tahun 2009 digolongkan sebagai narkotika kelas satu

opini : saya setuju jika ganja itu tetap di ilegalkan, karena pengaruh negatif  nya dapat merusak otak. bayangkan jika ganja di legalkan, mau jadi apa moral bangsa.. bagi orang yg mengerti dan yang ingin melegalisasikan ganja mungkin berbeda, karena ganja di bagi menjadi berbagai macam, nahh.. mungkin yg di maksud nya adalah ganja untuk keperluan medis dll. tetapi orang yang hanya ingin memakai ganja untuk bersenang-senang dan mengambil efek negatifnya adalah salah.

sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/05/227146/284/1/Linda-Gumelar-Legalisasi-Ganja-Timbulkan-Masalah

manusia dan keadilan (opini)

KASUS HAMBALANG: Kejahatan ‘kerah putih’ di DPR

JAKARTA: Penganggaran proyek pembangunan sarana olahraga Hambalang berbau kejahatan kerah putih karena tidak semua anggota Komisi X DPR ikut membahas anggaran proyek itu.

Demikian dikemukakan oleh anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo terkait kisruh proyek senilai triliunan rupiah tersebut. Menurut Bambang hanya sebagian anggota Komisi X DPR yang mendapat rincian data anggaran proyek Hambalang.

"Penganggaran proyek Hambalang berbau kejahatan kerah putih karena tidak semua anggota Komisi X DPR ikut membahas anggaran proyek itu," ujarnya, Minggu 3 Juni 2012.

Menurutnya, mekanisme penganggarann protek itu tidak transparan. Dengan demikian, maka pertanyaannya adalah apa yang harus ditutup-tutupi oleh pemerintah khususnya kementerian Pemuda dan Olahraga saat membahas anggaran proyek Hambalang, katanya.

Politisi Partai Golkar itu mengemukakan ketertutupan pemerintah tersebut melengkapi ketidakterbukaan pemerintah dalam skandal Bank Century yang hingga kini belum tuntas. Kedua kasus tersebut, ujarnya, sama-sama melibatkan  para pembantu Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

Menurutnya, Presiden SBY seharusnya merasa dipermalukan oleh skandal ini karena itu kabinetnya layak dinilai sebagai kabinet yang amatiran.

"Jika ada kementerian yang berani merealisasikan sebuah proyek tanpa mengikuti mekanisme penganggaran yang benar berarti  menteri bersangkutan terang-terangan melanggar undang-undang," ujarnya merujuk pada para menteri terkait.

Padahal, katanya, setiap menteri dalam bekerja harus berdasarkan mekanisme sebagaimana diatur oleh undang-undang.

"Apa motif si menteri? Idealnya, Presiden memerintahkan penegak hukum  untuk menyelidiki skandal ini," ujarnya.

Menurutnya,  persoalan Hambalang merupakan persoalan serius karena menyangkut kredibilitas kabinet dan pertanggungjawaban atas penggunaan keuangan negara.

Bambang mengemukakan fakta bahwa sejumlah anggota Komisi X DPR yang berkaitan dengan masalah proyek hambalang tidak memiiki informasi yang cukup. Bahkan sebagian dari mereka, ujar Bambang, tidak tahu proses perencanaan dan penganggaran, termasuk penetapan proyek ini sebagai program multi years.

Sebelumnya Menpora Andi Mallarangeng diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait 'permainan' anggaran dalam proyek pembangunan sarana olahraga yang terletak di Provinsi Jawa Barat tersebut

 opini : opini saya tentang kasus hambalang ini adalah seperti apa yang di katakan oleh anggota Komisi III DPR karena tidak transparannya tentang anggaran dana yang di berikan pemerintah untuk proses pembangunan gedung olahraga ini. dan yang terlibat dalam kasus ini harus di selidiki, jika ketahuan dalang dan koruptor nya harus di adili seberat-beratnya karena telah merugikan negara ratusan milyar

sumber : http://www.bisnis.com/articles/kasus-hambalang-kejahatan-kerah-putih-di-dpr

 

manusia dan keindahan (prosa)

 membaca prosa sang alam

Aku sedang ingin membaca prosa alam.. Mengurai kalimat hujan… Mendefinisi kalimat angin.. Menatap manis senyum mentari sambil lalu menuggu tatapan syahdu sang rembulan.. Menggerling lirik binar ceria gemintang.. Merajut arti dari semua perpindahan.. Mencari dan memburu makna dari semua tujuan.. Karena aku masih berharap bahwa akulah orang yang beruntung menemukan sekeping pesan kerinduan.. Yang tlah jarang kutemukan, setelah sekian lama kubaca kembali prosa sang alam..

Manusia Dan Cinta Kasih (puisi)

IBU

aku begitu mencintaimu aku begitu merindukan mu
kau begitu indah dan sempurna dimataku

pengorbananmu begitu tulus hingga aku sulit untuk membalasnya
doaku selalu ku panajat kan untukmu
kasih sayangmu begitu besar

pelukkan mu begitu hangat hingga aku selalu terjaga
dalam tidurku....

ibu ibu ibu aku rindu kepadamu aku rindu saat kau membuaiku
dengan kasih sayang....
yaah allah jagalah ibu ku di sisimu dan biakan lah
ia merasakan surga mu

ibu ibu ibu kau apa kah kah mendengarkan jeritan ini
jeritan anakmu yang merindukan mu
ibu berikan ketegaran untuk anak mu ini
agar anakmu bisa terus seyum sepeti
senyuman mu yang tulus....

Rabu, 09 Mei 2012

Tugas KSI B

buat database:
CREATE DATABASE `db_perpus` ;

buat table:
CREATE TABLE `db_perpus`.`tbl_anggota` (
`idanggota`VARCHAR( 4 ) NOT NULL AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,
`nama` VARCHAR( 15 ) NOT NULL ,
`alamat` VARCHAR( 20 ) NOT NULL ,
`notlp` VARCHAR( 12 ) NOT NULL ,
`tgllahir` DATE NOT NULL);

menambahkan primary key:
ALTER TABLE `tbl_anggota` DROP PRIMARY KEY ,
ADD PRIMARY KEY ( `idanggota` )


insert data:
INSERT INTO `db_perpus`.`tbl_anggota` (
`idanggota` ,
`nama` ,
`alamat` ,
`notlp` ,
`tgllahir`
)
VALUES (
NULL , 'tukimin', 'jalan sederhana raya no 9', '7979797', '2012-11-08'


merubah "idanggota"=A001 menjadi "1".
UPDATE tbl_anggota SET idanggota='A001' WHERE idanggota='1'

#sedikit "catatan"
jika kita menggunakan tie data varchar kita tidak dapat melakukan autoincerment
dan jika kita menggunkan tipe data integer makan kita tidak dapat menggupdate seperti diatas
menjadi "idanggota"=1 menjadi "A0011" dikarenakan tipe data integer tidak dapat mengenal data
alpabet

Selasa, 10 April 2012

Hacker (peretas)

Peretas (Inggris: hacker) adalah orang yang mempelajari, menganalisa, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan.
Terminologi peretas muncul pada awal tahun 1960-an di antara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris "hacker" pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.
Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri sebagai peretas, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Peretas sejati menyebut orang-orang ini cracker dan tidak suka bergaul dengan mereka. Peretas sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Peretas sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi peretas.
Para peretas mengadakan pertemuan tahunan, yaitu setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan peretas terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas peretasan.
Peretas memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa peretaslah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka adalah cracker. Cracker-lah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para peretas dipahami dibagi menjadi dua golongan: White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.
Berikut beberapa profile 14 Hacker Terbaik Dunia untuk saat ini :
  1. Kevin Mitnick
Kevin adalah hacker pertama yang wajahnya terpampang dalam
poster “FBI Most Wanted”.
Kevin juga seorang “Master of Deception” dan telah menulis buku yang berjudul “The Art of Deception”.
Buku ini menjelaskan berbagai teknik social engineering untuk mendapatkan akses ke dalam sistem.

2. Linus Torvalds
Seorang hacker sejati, mengembangkan sistem operasi Linux yang merupakan gabungan dari “LINUS MINIX”.
Sistem operasi Linux telah menjadi sistem operasi “standar” hacker.
Bersama Richard Stallman dengan GNU-nya membangun Linux versi awal dan berkolaborasi dengan programmer, developper dan hacker seluruh dunia untuk mengembangkan kernel Linux.

3. John Draper
Penemu nada tunggal 2600 Herz menggunakan peluit plastik yang merupakan hadiah dari kotak sereal.
Merupakan pelopor penggunaan nada 2600 Hz dan dikenal sebagai Phone Phreaker (Phreaker, baca: frieker)
Nada 2600 Hz digunakan sebagai alat untuk melakukan pemanggilan telepon gratis.
Pada pengembangannya, nada 2600 Hz tidak lagi dibuat dengan peluit plastik, melainkan menggunakan alat yang disebut “Blue Box”.

4. Mark Abene
Sebagai salah seorang “Master of Deception” phiber optik, menginspirasikan ribuan remaja untuk mempelajari sistem internal telepon negara. Phiber optik juga dinobatkan sebagai salah seorang dari 100 orang jenius oleh New York Magazine.
Menggunakan komputer Apple , Timex Sinclair dan Commodore 64.
Komputer pertamanya adalah Radio Shack TRS-80 (trash-80).

5. Robert Morris
Seorang anak dari ilmuwan National Computer Security Center yang merupakan bagian dari National Security Agencies (NSA).
Pertama kali menulis Internet Worm yang begitu momental pada tahun 1988.
Meng-infeksi ribuan komputer yang terhubung dalam jaringan.

6. Richard Stallman
Salah seorang “Old School Hacker”, bekerja pada lab Artificial Intelligence MIT.
Merasa terganggu oleh software komersial dan dan hak cipta pribadi.
Akhirnya mendirikan GNU (baca: guhNew) yang merupakan singkatan dari GNU NOT UNIX.
Menggunakan komputer pertama sekali pada tahun 1969 di IBM New York Scintific Center saat berumur 16 tahun.

7. Kevin Poulsen
Melakukan penipuan digital terhadap stasiun radio KIIS-FM, memastikan bahwa ia adalah penelpon ke 102 dan memenangkan porsche 944 S2.

8. Ian Murphy
Ian Muphy bersama 3 orang rekannya, melakukan hacking ke dalam komputer AT&T dan menggubah seting jam internal-nya.
Hal ini mengakibatkan masyarakat pengguna telfon mendapatkan diskon “tengah malam” pada saat sore hari, dan yang telah menunggu hingga tengah malam harus membayar dengan tagihan yang tinggi.

9. Vladimir Levin
Lulusan St. Petersburg Tekhnologichesky University.
Menipu komputer CitiBank dan meraup keuntungan 10 juta dollar.
Ditangkap Interpol di Heathrow Airport pada tahun 1995

10. Steve Wozniak
Membangun komputer Apple dan menggunakan “blue box” untukkepentingan sendiri.

11. Tsutomu Shimomura
Berhasil menangkap jejak Kevin Mitnick.

12. Dennis Ritchie dan Ken Thomson
Dennis Ritchie adalah seorang penulis bahasa C, bersama Ken Thomson menulis sistem operasi UNIX yang elegan.

13. Eric Steven Raymond
Bapak hacker. Seorang hacktivist dan pelopor opensource movement.
Menulis banyak panduan hacking, salah satunya adalah: “How To Become A Hacker” dan “The new hacker’s Dictionary”.
Begitu fenomenal dan dikenal oleh seluruh masyarakat hacking dunia.
Menurut Eric, “dunia mempunyai banyak persoalan menarik danmenanti untuk dipecahkan”.

14. Johan Helsingius
Mengoperasikan anonymous remailer paling populer didunia.

Anonymous
anonymous merupakan sebuah kumpulan orang-orang yang tidak terorganisir yang bergerak berdasarkan "hivemind" dimana masing" mnegeluarkan idenya masing" dan menjalankanya berdasarkan persetujuan sesama mereka sendiri akankah dijalankan atau tidak, untuk penjelasan hivemind itu sendiri memang rada ribet agan" sekalian sebaiknya liat di webnya sendiri agar dapat mengerti concept dari hivemind ini lebih baik. mereka berjuang demi kebebasan informasi di internet.

mereka pertama kali muncul dari situs 4chan dan mereka banyak berperan kepada revolusi" yang sedang terjadi didunia mereka membuka jaringan internet negara seperti contoh mesir yang pada saat itu revolusi mereka ngebongkar jaringan internet/informasi yang di blok oleh pemerintah mesir pada saat itu.

mereka sendiri juga bukan cuma sekelompok "hacker" ini yang menjadi misconception terbesar mereka terdiri dari banyak lapisan masyarakat seperti seniman,dokter,guru,pekerja kantoran,kuli,dsb,dsb.


Hacker Dalam Film
Pada 1983 keluar pula sebuah film berjudul War Games yang salah satu perannya dimainkan oleh Matthew Broderick sebagai David Lightman. Film tersebut menceritakan seorang remaja penggemar komputer yang secara tidak sengaja terkoneksi dengan super komputer rahasia yang mengontrol persenjataan nuklir AS.
Kemudian pada tahun 1995 keluarlah film berjudul Hackers, yang menceritakan pertarungan antara anak muda jago komputer bawah tanah dengan sebuah perusahaan high-tech dalam menerobos sebuah sistem komputer. Dalam film tersebut digambarkan bagaimana akhirnya anak-anak muda tersebut mampu menembus dan melumpuhkan keamanan sistem komputer perusahaan tersebut. Salah satu pemainnya adalah Angelina Jolie berperan sebagai Kate Libby alias Acid Burn.
Pada tahun yang sama keluar pula film berjudul The Net yang dimainkan oleh Sandra Bullock sebagai Angela Bennet. Film tersebut mengisahkan bagaimana perjuangan seorang pakar komputer wanita yang identitas dan informasi jati dirinya di dunia nyata telah diubah oleh seseorang. Dengan keluarnya dua film tersebut, maka eksistensi terminologi hacker semakin jauh dari yang pertama kali muncul di tahun 1960-an di MIT.